Social Icons

Pages

Kamis, 10 Desember 2009

Mengikisnya Kekayaan Budaya Indonesia

Tari Pendet, Reog Ponorogo, Rendang, kebudayaan yang telah mendarah daging di masyarakat kita ada yang meng-klaim bahwa itu adalah milik mereka. Apa yang menyebabkan terjadi hal demikian? Sebaiknya kita tanyakan pada diri kita masing-masing apa yang menjadi penyebab terjadinya hal tersebut. Masyarakat dari negara plagiat yang tidak memiliki kreatifitas ataukah masyarakat dari negara kita yang mulai melupakan kebudayaan asli negara kita?

Banyak kasus plagiat yang meng-copy kebudayaan milik kita. Kebudayaan kita berkembang pesat di negara plagiat tersebut, bahkan ada pula yang tak segan memasang hasil kebudayaan kita dan menjadikannya sebagai ikon negaranya. Sebaiknya kita juga berkaca pada diri kita masing-masing. Masihkan kita menjaga apa yang sudah lama junjung oleh nenek moyang kita? Apakah kita masih melestarikan budaya yang telah sekian lama berada dalam darah kita?

Pembaca mungkin ini merupakan suatu pertanyaan yang menggelikan. Namun, jika Yuni boleh bertanya, Apa Anda dapat menyanyikan lagu daerah sebanyak 20 lagu yang berasal dari daerah yang berbeda. Jika Anda bisa, mohon Anda nyanyikan dengan kencang.

Bersediakah Anda melakukan hal yang saya minta tadi? Setelah saya mencoba bertanya kepada beberapa orang, jawaban paling banyak yaitu "Aduh... saya lupa, saya hanya ingat 3 lagu saja"kemudian "Ingat sih.....tapi, malu nih nyanyiinnya" Saya berpikir, mengapa kita bisa menghafal banyak lagu asing, namun kita lupa dengan lagu kita sendiri. Mengapa kita malu menyanyikan lagu daerah, sedangkan untuk menyanyikan lagu asing kita tak pernah malu untuk menyanyikannya?

Mari kita renungkan, mari kita sama-sama melestarikan kebudayaan yang ada di negara kita. Saya, Tri Wahyuni. Seorang yang sangat cinta akan budaya tanah air. Saya ikut melestarikan budaya yang kita miliki dengan melalui seni tari. Bahkan Yuni ingin setelah Yuni lulus, Yuni dan teman Yuni ikut bersama dengan sanggar milik guru tari kami. Tujuan kami yaitu satu. Membawa kebudayaan Indonesia hingga ke luar negeri. Kami ingin masyarakat internasional mengenal budaya negara kita. Yuni memiliki impian untuk menjadi seorang duta budaya yang bisa membawa nama Indonesia di mata internasional. Ayo semangat, lestarikan budaya yang kita miliki!!!

Rabu, 09 Desember 2009

Korupsi atau Anti Korupsi

9 desember 2009, dimana-mana hari ini dipergunjingkan dalam masyarakat. Peringatan hari anti-korupsi. Dalam Physics Blog Competition 2009 yang diadakan HIMASIKA ITS kali ini Yuni akan membahan mengenai korupsi. Menurut Anda apa yang dimaksud dengan korupsi? Mengapa kasus korupsi dapat merajalela di negara kita ini. Bahkan kasus korupsi tak jauh beda dengan pertumbuhan jamur di musim penghujan. Atau bahkan seseorang yang melakukan korupsi merupakan orang yang mengalami gangguan mental? Sehingga tidak mampu membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Orang korup merupakan orang pemalas. Ingin mencapai tujuan tanpa usaha-usaha yang sebelumnya harus ditempuh. Seharusnya jika seseorang ingin mencapai tujuan hendaknya ia berusaha semaksimal mungkin demi meraih apa yang ia cita-citakan tersebut.

Kita tahu bahwa korupsi merupakan suatu perbuatan yang amat sangat hina, Perbuatan korupsi merupakan suau tindak ketidakadilan yang dapat menyengsarakan orang lain bahkan yang bahkan orang tersebut yang tidak salah juga terkena imbasnya. Tindakan korupsi seakan sudah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat kita, hampir semua lapisan masyarakat, terjangkit penyakit ini. Mulai dari kurupsi waktu, korupsi tenaga, hingga yang sangat menyengsarakan yakni korupsi penggelapan uang negara.

Negara Indonesia tergolong dalam negara yang sedang berkembang. Banyak membutuhkan uang dalam pembangunannya. Dalam Lomba tahun lalu yang diselenggarakan di GKN II Surabaya yang mengusung tema APBN. Dalam lomba debat yang Yuni ikuti ini, korupsi banyak disinggung. penggelembungan dana sering banyak disinggung. Sebenarya Yuni juga merasa bingung sendiri, mengapa terjadi korupsi besar-besaran. Mengapa harus dilakukan korupsi, padahal sudah memiliki pendapatan yang terbilang sangat besar, sedangkan dilain sisi banyak orang yang masih kelaparan dan tidak memiliki tempat tinggal. Mungkin mustahil rasanya bila semua masyarakat akan memiliki penghasilan yang sama, namun hendaknya kita dapat membenahi diri kita untuk dapat menjadikan negara kita ini yang adil seperti yang telah tertera dalam dasar negara kita ini yakni Pancasila.

Yuni sebenarnya tidak mengerti sebenarnya hari ini disebut hari korupsi atau hari anti korupsi.Yang terpenting yaitu kita harus membebaskan diri kita untuk terbebas dari belenggu korupsi. Ayo kawan kita berantas korupsi agar negara kita dapat maju. Mari kita tanamkan jiwa patiotisme dalam diri kita dan disiplin yang tinggi agar kita dapat terbebas dari jerat korupsi. Dengan cara apa? Yakni mulai dari diri kita sendiri. Bahwa sagala sesuatu yang kita hadapi dan yang ada, kita juga harus merasa memiliki. Dengan kata lain kita harus memiliki jiwa pemimpin yaitu pemimpin yang dapat merasakan kebaikan, keburukan, kegagalan dan keberhasilan adalah dari diri kita sendiri dan milik kita sendiri dengan tidak menodai citra Pancasila.

Dukung Yuni ya sebagai pemenang Phisics Blog Competition 2009 caranya ketik:
PBC HIMASIKA ITS_NAMA LENGKAP_NOMOR KARTU IDENTITAS(KTP/KTM/KARTU PELAJAR/LAIN)_8
Contoh: PBC HIMASIKA ITS_Adi wijayanto_1107100059(KTM)_8 Kirim ke 085730602277Dukung Yuni ya sebagai pemenang Phisics Blog Competition 2009 caranya ketik: PBC HIMASIKA ITS_NAMA LENGKAP_NOMOR KARTU IDENTITAS(KTP/KTM/KARTU PELAJAR/LAIN)_8
Contoh: PBC HIMASIKA ITS_Adi wijayanto_1107100059(KTM)_8 Kirim ke 085730602277

Hijaukan Kembali Bumiku

Physics Blog Competition 2009-Surabaya. Lama sudah mata ini tidak dimanjakan pemandangan rindang nan hijau, jadi merindukan kampung halaman, Banyuwangi kota tercinta. Banyak lahan-lahan yang berada di Surabaya berganti fungsi terutama yang dulu menjadi lahan pertanian kini menjadi lahan industri dan perumahan.

Banyak terjadi eksploitasi besar-besaran yang merambah berbagai belahan dunia. bahkan jantung dunia yakni pulau Kalimantan yang terkenal dengan hutan hujan tropis juga menjadi korban orang-orang tak bertanggung jawab. mereka berpikir sangat pendek, tidak memikirkan apa yang akan terjadi nantinya. Apa yang akan menimpa kita dikemudian hari bahkan apa yang dapat tetap kita lestarikan untuk memenuhi kebutuhan perhutanan anak cucu kita.

Selama ini Pohon-pohon yang berusia sangat dini, sudah mereka tebang. Entah apa yang ada dalam pikiran orang-orang tak bertangggung jawab tersebut. jujur saja, Yuni sangat iri dengan keadaan di kampus ITS, keadaan yang masih sangat rindang dan nyaman. Saat Yuni melewati lorong-lorong HIMASIKA ITS, Yuni merasa sangat nyaman berlama-lama disana. Sebenarnya dari situlah Yuni ingin melanjutkan pendidikan Yuni di ITS tersebut.

Dari sini Yuni berpikir bahwa kita akan nyaman bila dalam lingkungan yang bersih nan rindang. Maka dari itu, lindungilah bumi kita dari penipisan ozon, tetaplah bersemangat untuk menghijaukan bumi kita karena itu adalah investasi kita untuk anak cucu kita.