Social Icons

Pages

Sabtu, 23 Oktober 2010

Meraih Impian


Aku sempat menuliskan bahwa Setiap orang pasti memiliki impian. Impian antara satu orang pasti berbeda dengan orang yang lain, begitu juga cara maupun langkah yang ditempuhnya untuk menggapai segala yang diimpikannya. Setiap orang pasti ingin meraih impian yang mereka miliki. Karena tema kali ini berisi Langkah Meraih Impian, jadi aku akan menceritakan upaya yang aku lakukan untuk menggapai impianku.

Sejak sekolah aku selalu berusaha untuk mewujudkan impianku yakni dengan aktif di bidang kurikuler maupun ekstrakurikuler yang akhirnya aku sering mendapatkan panggilan dari sekolah untuk mengikuti berbagai bidang kompetisi ( foto yang aku gunakan ini adalah salah satu foto yang aku gunakan untuk mengikuti seleksi lomba foto dan aku menjadikannya acuan semangatku untuk mengikuti berbagai lomba) . Itulah akar mengapa sampai sekarang aku sering mengikuti kontes yang bersedia menerima aku sebagai peserta lomba.

Buku adalah jendela dunia itu adalah kata bijak yang aku terapkan. Aku tak pernah bosan untuk belajar. Bahkan hingga sekarang meskipun aku sudah lulus, aku masih suka membaca maupun belajar apapun yang bermanfaat untuk masa depanku nanti, yaitu saat ini aku sedang berada dalam tahap magang. Mungkin setiap orang bertanya untuk apa seorang lulusan Sekolah Menengah Atas magang? Aku hanya menjawab mencari pengalaman. Tentunya jawaban yang kuiringi dengan senyuman. Meskipun saat ini aku masih belum dapat menempuh jenjang kuliah, namun aku yakin tahun depan aku pasti bisa.

Sesungguhnya impianku adalah menjadi seorang pengusaha sukses yang mampu membahagiakan kedua orang tuaku kandung beserta orang tua angkatku yang telah bersusah payah membiayai kebutuhan hidupku hingga aku sebesar ini. Impian beliau ingin berangkat ke tanah suci adalah impianku juga yakni agar aku dapat memberangkatkan beliau ke Baitullah. Apapun akan aku lakukan untuk kebahagiaan beliau.

Menjadi seorang pengusaha pasti membutuhkan modal yang cukup besar, apalagi usaha yang menengah keatas. Dibutuhkan skill dan pengetahuan yang luas agar mendapatkan hasil yang maksimal, untuk mendapatkannya aku harus berguru di jenjang yang lebih tinggi namun terbentur biaya, sehingga mencari biaya terlebih dahulu. Uang dari magang, kerja dan hadiah-hadiah yang aku dapatkan dalam mengikuti lomba aku tabung untuk mewujudkan impian yang aku dambakan. Dalam perjalanan itu kita pasti akan mendapatkan pengalaman dan pengalaman juga bisa menjadi seorang guru bagi kita agar kita tidak jatuh pada lubang yang sama.

Dalam menentukan masa depan baiknya kita bersikap bijak dengan diri kita sendiri jangan memaksakan kehendak karena jika kita menjalankan segala sesuatu yang dikuti kata hati pasti akan membuahkan sesuatu yang manis. Begitupun dalam meraih impian, jangan pernah berputus asa bila mengalami kegagalan. Kita harus tetap bersemangat dan selalu berdoa agar apa yang kita impikan dapat tercapai.

Aku adalah seorang lulusan SMA yang selalu bermimpi untuk menjadi seorang yang sukses. " Bekerja, belajar, berlomba dan berdoa. Dimana ada kemauan, disitu ada jalan" kalimat inilah yang aku gunakan sebagai pedoman dalam hidupku karena aku yakin kalu aku berusaha pasti aku bisa meraih apapun yang aku inginkan. Kamu juga pasti bisa mewujudkan impian yang kamu miliki dengan memanfaatkan potensi yang kamu miliki.

Mari kita berusaha meraih apa yang kita impikan karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Jadilah diri sendiri untuk menjadi apa yang ingin kamu wujudkan. Semangat !

Rabu, 03 Maret 2010

Sekolah Apa Main Nih???

Hari ini adalah hari yang sangat mengejutkan dalam sejarah pendidikan yang Yuni alami. Bagaimana tidak, hari ini yang mengikuti pelajaran di sekolah ada 15, eh salah 16. Soalnya tadi yang satu telat. Jadi masuknya agak siangan.

Kelas jadi sepi banget. Mana banyak guru yang tidak masuk. Yah, lengkaplah sudah penderitaan atau bahkan menjadi kesenangan kami karena menjadi jam kosong.

Mulai dari jam pertama, hari ini diawali dengan Pendidikan Bahasa Jerman. Awalnya akan ada tes buat kami, tapi berhubung banyak yang tidak masuk, sehingga tidak jadi. Dilanjutkan pelajaran matematika, lagi-lagi Bu Indra tidak masuk, sehingga kami pun belajar bersama sendiri, mencoba mengerjakan soal yang diberikan oleh Bu Indra minggu lalu.

Kemudian pelajaran TIK, sebenarnya pelajaran inilah yang kami tunggu-tunggu. Yuni sendiri sebenarnya juga tidak sabar ingin melihat film buatan teman-teman Yuni, tapi hari ini pak Gempur tidak masuk, anaknya lagi sakit, jadi kami cari kelas kosong bukan bangku kosong lho.... Semoga anak Pak Gempur cepat sembuh ya.

Kami berkumpul menjadi satu kesatuan di pusat kelas. Yah betul, di bawah kipas angin yang besar. Kami bercerita-cerita. Awalnya mau buat game, tapi berhubung ada yang mengawali cerita, akhirnya kami pun bercerita-cerita. Tema kali ini adalah cerita misteri. kami membuka perbincangan dengan Kartika, mengapa dia bisa pergi secepat itu. Setelah itu Dani memberitahu bawa salah seorang teman kami yang memiliki indera keenam yang kebetulan hari ini dia tidak masuk, sia melihat sosok Kartika di dekat jendela kelas kami saat bimbingan belajar kapan lalu. Betul, saat itu hujan amat deras dan anginnya pun sangat kencang. Kata orang tua sih, orang meninggal sebelum 40 harinya, memang masih ada disekitar kita karena ingin berpamitan. Tapi Yuni sendiri kurang tahu itu benar atau salah.

Kami berbincang panjang kali lebar, lebar kali tinggi hingga tinggi kali panjang lagi. Disela-sela misteri itu ada pertanyaan yang membuat kami semua tertawa, pertanyaan yang di buka oleh Ryo. Tanpa merasa aneh dia bertanya," Apa rencana kalian saat kalian mati?" Pertanyaan gila dan cukup menggelikan. Sehingga teman-teman juga jawabnya ngelantur. Sak karepe dhewe. Kematian datang saja tak ada seorang pun yang tahu, lah ini malah kasih pertanyaan aneh. Cep cep cep.....

Seusai sholat dhuhur, Yuni langsung menuju lab bahasa. Memang sebelumnya Yuni menitipkan tas Yuni kepada Wisnu untuk dibawa keatas, soalnya Yuni males naik turun, hehehehhehehhe..... Enaknya istirahat di lab, seger, adem, mak nyus..... kami bermain petak umpet. wkwkwkwkwk..... sejak SMP Yuni sudah tak pernah memainkan permainan ini, tapi hari ini bermain dengan teman-teman, rasanya seru banget.

Permainan sesungguhnya telah dimulai, saat Pak Isa mengajukan tes, kami beralasan muridnya sedikit sepertiga kelas, sehingga tes bisa ditunda ..... wohoy..... Lalu kami meminta Pak Isa untuk menonton film seperti biasa, namun kali ini Pak Isa menawarkan film Indonesia. Tumben...... Akhirnya kami setuju, dan tahu kah Anda, film apakah yang akan kami putar??? Yah benar, The Real Pocong, film yang dibintangi oleh Nabila Syakib. Kebetulan dikelas ada dua orang yang sangat takut untuk hal yang beginian.

Baru awal-awal, belum-belum sudah teriak-teriak.... wkwkwkwkwkkwkwk....... Dan tahukah Anda ternyata Pak guru juga takut lihat film horor.... wah...... lihat ekspresinya, lucu banget pas nonton film tadi. Bolak-balik lihat bawah. " Ada apa ya?" hheheehehhehehe.....

Acara kedua yaitu saat bimbel, wah kebetulan Bu Kristin mangsa yang empuk. Perkenalkan Ibu ini sering menjadikan salah seorang kelas kami untuk dijadikan santapan untuk tertawa. Bimbingan kali ini kami habiskan untuk sharing dan tentunya bercerita tentang Kartika, pasalnya beliau sangat dekat dengan murid, termasuk Kartika. Apalagi beliau adalah pembimbing ekstrakurikuler jurnalistik dan Kartika adalah ketua ekstrakurikuler jurnalistik. Sehingga hubungannya bisa dibilang dekat banget.

Bersama Bu Kristin kami juga bercerita sangat luas. Kematian lah, pernikahan lah, pacaran lah, apa sajalah, pokoknya tumplek blek disitu. Karena biasanya Bu Kristin mengerjai kami, inilah saatnya pembalasan. hehehehehehe......yang satu ini jadi rahasia perusahaan sajalah..... pokoknya seru. Bu Kristin juga tidak berhenti tertawa saat kami kerjain...... pokoknya hari ini seru banget.... Jadi sedih kalo inget umur sekolah tinggal 19 hari lagi???

Yuni minta doanya ya agar Yuni bisa lulus dengan nilai memuaskan dan pengajuan bidik misi Yuni bisa diterima oleh ITS.
makasih......

Senin, 01 Maret 2010

Selamat Jalan Kartika


Innalillahiwainnailaihi rajiun...
Hari ini ada kabar yang amat menyedihkan, salah seorang murid di sekolah Yuni telah dipanggil ke rahmatullah.

Kartika Nugrahaeni

seorang cewek yang lahir pada tanggal 12 Agustus 1992 ini harus melepas kehidupannya yang masih sangat belia yakni 17 tahun. Seorang cewek yang sangat supel, semua yang ditemuinya disapanya dan dianggapnya sebagai teman.


Mungkin ini memang permainan kehidupan. Akhir-akhir ini bertubi-tubi cobaan ia dapatkan. Beberapa bulan yang lalu, ayah yang ia cintai, dipanggil untuk menghadap Sang Pencipta. Tak lama kemudian, ibunya sakit sehingga mau tak mau ibunya berhenti berjualan untuk sementara. Kemudian kemarin, ia ternyata juga langsung dipanggil untuk menghadap Sang Khalik.

Permainan kehidupan ataukah cobaan yang menghadang dalam khidupannya ini. Yuni masih ingat terakhir bertemu dengannya kamis lalu. Saat Yuni bercengkerama dengan teman Yuni, teman Yuni menyapanya dengan," Tik, dak dungakno dodolane ibumu laris yo??? cek oleh duit akeh!" Tika menjawab dengan senyuman dan berkata," Ibuku sakit mas, gak dodolan, dungakno ibuku waras ae yo, sehat ngunu.... " Kami mengiyakan permintaannya. Tak ku sangka jika kalimat tadi adalah kalimat terakhir yang ku dengar dari dia.

Kamis masih berjumpa dan saling menyapa, tak berjumpa jumat, sabtu dan ternyata minggu dan untuk selamanya tak akan berjumpa lagi. Selamat jalan Tika, semoga diterima disisiNya. amin.

inilah beberapa ucapan selamat tinggal dari teman-teman yang Yuni ambil dari dinding Facebook milik Kartika.

Prisca Amanda
adekq sayang... kamu yang tenang ya disana.. aq disini slalu doain km yg terbaek.. maavin aq masih belum bisa nurutin permintaanmu.. aq sayang ma km dek...
Devordie Bangz kartika..maavin ak ya.!! dlu emg ak musuh bebuyutanmu d.sd .untung d.smp g !! maavin bgt ,kar...irji'ii ilaa rabbiki rodiyatan mardiyatan .ak ma tmn2 sll doain bwt km .
Miftahul Ghoni Asy Syarif
Maafin aku kakak kamu, Adek terasa teriris semua mendengar berita kamu, semoga kamu tenang disana, diampuni segala dosa kamu, doaku selalu menyertaimu, semoga allah mengampuni diri kamu dan diterima disini Nya Amin.. Amin
Nolita Mbem Chaiiank Alfa Mb.ika , ak gag nyangka scpet ene kmu tgalint dnia .mav atas ksalahan ku yg tag sngaja ato bukan , masa" di sd punt ak mtag mav .Cmuga amal n ibdah mu dtrima dssi Allah SWT.amiiin.miis uu my friend
Desy Trisna Sari selamat jalan kartika nugrahaeni,,,Semoga u dtrima disi2 tuhan YME &diampuni sgla dosa ddunia&akhir,,Q mnta maav pd U,,mgknQ bnyak dosax k kmu,,Q g nyangka u tlah mnggalkan tmn2 scepat ny..god bles u kartika
Miftahul Ghoni Asy Syarif
matahari sudah tak bersinar lagi mendung pun terasa menyelimuti,awan hitam telah tampak.bagaikan petir yang menyambar, ketika kepergian kamukenapa.. kenapa... engkau pergi begitu saja, meninggalkan semua yang kau sayangi...Adek.. Engkau takkan meninggalkan semuanyaengkau masih terasa disini,engkau tak pergi kemana keman...a aku tau... aku tau.. maafkan aku ya.. bila mana aku ada salah ma kamu..selamat jalan adek q tersayang, walau hanya secepat itu kita bertemu tapi kamu
telah memberikan kenangan kenangan yang indah.. selamat jalan temen aku,sahabat aq.
Azwar Annas Innalillahiwainna ilaihi raaji'un teman kami Kartika Nugrahaeni , semoga semuadosa& kesalahan mu diampuni , & amal ibadahmu diterima disisi ALLAHS.W.T.. AMIN selamat jalan teman.. kami akan selalu merindukanmu..
Rahma Dhania Prima mbaak ika ,selamat jalan di surga ..semoga semua dosamu diampuni oleh Allah aku sekeluarga selalu mendoaakanmu :)
Yuliana Maulidah Setetes air mata .Setangkai mawar .Sepatah doa .Selamat jalan sahabatku .We always love u .
Endang Mujiati innalillahi wainnaillahi rojiun .selamat jalan mbak ika semoga masuk surga dan diampuni semua dosamu,tante sekluarga selalu mendoakan kamu .amien
Rizall Witta Wietzal Innalillahi wainnalillahi ro'jiun...selamat jalan temanku....semoga engkau tenang dan diterima disisi Allah SWT..amin yaa robbal alamin dan bagi keluarga yang ditinggalkan semoga tetap diberi ketabahan lahir maupun batin oleh Allah......
Aditya Ramadhani Widiatma selamt jalan karba..smoga amal baikmu ditrima oleh ALLAH SWT.saya gk nyangka kalo kmu bakal pergi scepet ini.
Veve Sii Bebegg Kwekkwekk innalillahi wa inaillahi rojiun .smoga kamo tenang d alam ygg baru ddek . kaka doain kamo .moga kesalahan muu d maav kan am TUHAN dn d trima d sisinya ...amien.Lovd yyu ddek klass kku trsyagg .. :)
Mohammed Rizky Baidillah Kematian bukan untuk dihindari. Tetapi harus dihadapi. Kematian hanyalah satu proses, mengawali kehidupan baru menuju kehidupan Illahi. Kehidupan yang kekal dan abadi.Setiap yang bernyawa, pasti akan mati karena Nyawa adalah ‘milik’ Allah rabbul Izzah.“Kullu nafsin dzaa iqatul maut…. -Setiap yang bernyawa akan merasakan ...mati….-” (QS. Ali Imran [3]: 185)bwt tmn q tercinta (kartika nugrahaeni). q ingin mengirimkan sbuah doa untukmu, smoga do'a q sampai padamu amin,,,!!!khususon ila almarhum kartika nugrahaeni, "ghofaro allahu dzunubaha, wa nawwara allahu quburoha, wa adkholaha allahu aljannah" aminn,,,,!! alfatihan 3x
Eymoo Jancuter'z smoga di terima disisi nya dekk.makasih pemberiaanya dulu.masih kusimpan.banyak yang ngrasa kehilangan dekk, banyak yang sayang ma kamu.
FawZy' d'Luagz innalillahi wa inaillahi rojiun .sem0ga amaL ibadah.ny di terima Allah swt. .amin.. . .

Selamat jalan sahabat, selamat jalan Kartika.
Meski ragamu tak disini tapi dirimu selalu ada di hati kami.
Selamat tinggal,
Semoga kau diterima disisiNya.
amin.


Sabtu, 27 Februari 2010

Bisakah Uang Membuat Orang bahagia?


Kebahagiaan merupakan sesuatu yang diidam-idamkan oleh setiap insan di dunia ini. Orang yang bahagia adalah orang yang mampu mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan hidupnya. Selain itu seseorang bisa dikatakan bahagia bila seseorang tersebut telah mampu mencapai dan menikmati tujuan hidupnya.

Kehidupan memang tak pernah lepas dari uang. Setiap sendi kehidupan pasti memerlukan barang ini. Berbagai cara orang lakukan untuk mendapatkannya dengan cara mereka sendiri. Ada yang menjadi seorang pengusaha, ada yang hanya ingin menjadi seorang pekerja. Kemudian kita para blogger me-monetize blog kita agar memperoleh dolar. Uang begitu merasuk dalam setiap sudut kehidupan. Setiap insan berlomba-lomba untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya. Maka dari itu mereka memegang teguh prinsip ekonomi yaitu pengorbanan sekecil-kecilnya untuk hasil yang sebesar-besarnya.

Lalu hal apa saja yang dapat dikerjakan seseorang untuk menaggulangi masalah besarnya pengeluaran uang? Apakah dengan bekerja siang malam hingga tak mengenal kata istirahat?

Uang itu ibarat obat bius. Kalau seseorang sudah kecanduan uang, ia akan sulit melepaskan diri dari kecanduan itu. Disamakan dengan obat bius karena seringkali seserorang terlihat begitu bahagia ketika ia memiliki sejumlah uang, namun orang tersebut akan berubah menjadi kesal atau marah jika tidak memiliki uang.

Menurut Yuni, uang saja tidak akan mampu membeli kebahagiaan. Meski di sisi lain seseorang juga tidak akan bahagia tanpa memiliki uang. keseimbangan adalah kuncinya. Artinya kesehatan psikis atau mental adalah lebih penting daripada uang yang dimiliki.

Selasa, 23 Februari 2010

Suka Duka Sekolah dengan Mersikil

Yuni, siapa hayo yang masih belum kenal sama Yuni? Yuni adalah seorang siswi yang berpredikat cewek sepeda ontel tapi itu dulu saat Yuni masih berada di bangku SMP. Saat kelulusan SMP, sepeda milik bapak Yuni diambil pencuri. Yah, akhirnya Yuni merelakan sepeda milik Yuni untuk dipakai bapak untuk bekerja, karena menurut Yuni bapak lebih membutuhkan dari pada Yuni. Yuni merasa lebih kuat untuk berjalan dari pada bapak. Lagi pula jaraknya tak cukup jauh kok, hanya sekitar 1 km saja.

Memang terkadang rasa iri menyelimuti hati Yuni saat melihat teman-teman pergi ke sekolah dengan mengendarai motor apalagi seorang jomblo, yah beginilah nasibnya. Tapi Yuni segera menepis rasa itu. Lagi pula kan jalan kaki lebih sehat. Kita dianjurkan untuk minimal berjalan seribu langkah per hari untuk mencegah osteoporosis sedangkan dari gerbang sekolah hingga rumah Yuni, dibutuhkan 2149 langkah untuk sampai dan sebaliknya. Keren kan..... sampe Yuni hitung loh... hehehehhehehe.....

Sekolah dengan mersikil alias berjalan kaki pasti memiliki suka dan duka tak beda dengan naik sepeda. Bedanya kalo jalan terasa lebih capek kalo naik sepeda gak capek. Yuni suka pemandangan pagi yang indah dan udara pagi juga masih segar, jadi perjalanan juga tak terasa melelahkan. Kalo pulang sore juga jalan, tapi ada temennya, itung-itung temen ngobrol jadi hilang deh rasa capeknya. Lalu kalau hujan, wiiiih..... kami hujan-hujan bareng...dari pada mengeluh, lebih baik di buat seru aja. ya gak??

Teman-teman, ada satu hal yang sangat berbeda saat Yuni berangkat sekolah pagi ini, Yuni sih merasa biasa saja saat melewati Sekolah Dasar yang biasa Yuni lewati namun tiba-tiba saat Yuni menoleh ke sebelah kanan, ternyata ada seekor anjing besar yang tengah mengikuti Yuni. Bahkan jika anjing itu di suruh berdiri ya gedean anjingnya dari pada Yuni. Entah sejak kapan anjing itu mengikuti Yuni. Lanpa aba-aba Yuni lari sekencang-kencangnya, dan tidak tahunya ada 2 ekor anjing lagi yang siap-siap menghadang Yuni yang kemudian ikut mengejar Yuni juga. Yuni lari sekencang-kencangnya. Tampak seorang bapak-bapak yang melambaikan tangan sambil berkata pada Yuni bawa Yuni jangan lari. Tapi, dari pada Yuni di jilat atau bahkan tuh anjing minta tanda tangan sama Yuni karena nge-fans sama Yuni(*hehehheheh....) Yuni lebih milih untuk lari.

Sambil nafas terengah-engah Yuni tetap berlari hingga bapak tadi menggiring anjing yang mengejar Yuni untuk menjauh dari Yuni. Setelah Yuni merasa aman, baru Yuni menoleh kebelakang sembari beristirahat dan mengatur napas. Setelah itu Yuni melanjutkan perjalanan ke sekolah. Perjalanan yang harusnya Yuni tempuh dalam waktu setengah jam, malah Yuni dapatkan hanya dalam 12 menit, ini adalah rekor terbaru dalam hidup Yuni yang sebelumnya pernah mencapai 15 menit. Mungkin Yuni berbakat jadi pelari ya...Lari tadi itung-itung sebagai latihannya. hehehehhehee......

Itulah sekelumit kehidupan seherhana seorang siswi yang bernama Yuni. Sampai jumpa dalam cerita kehidupan Yuni selanjutnya... ^_^

Senin, 01 Februari 2010

Yuni Juga Ingin Kuliah...

Ijinkanlah Yuni mengeluarkan uneg-uneg Yuni sejenak. Setiap anak yang bersekolah di Sekolah Mengengah Atas, pasti memiliki keinginan untuk menginjak bangku kuliahan nantinya. Tak lain halnya dengan Yuni, Yuni sebenarnya juga ingin mengenyam pendidikan kuliah. Hari ini kegiatan belajar mengajar dimulai kembali. Hari ini pula PMDK Universitas Airlangga Surabaya dibuka dan kakak-kakak kelas yang kini kuliah di Perguruan Tinggi Negeri tersebut memberi pengarahan terhadap kami.

Teman-teman terlihat begitu antusias terhadap apa yang di jelaskan oleh kakak-kakak dan tak sedikit pula teman Yuni yang berkonsultasi untuk memilih jurusan. Tadi, saat pindah pelajaran, Bu Kristin yakni guru bahasa Indonesia Yuni sempat bercakap-cakap dengan Yuni. " Yun, yang semangat ya belajarnya ... Ibu yakin kamu bisa masuk STAN !" Ucap beliau saat Yuni mencium tangan beliau untuk pindah pelajaran. Namun Yuni hanya bisa menjawab, " Yuni ndak kuliah, Bu... Yuni akan kerja." . "Lho, kok begitu ?"tanya beliau lagi. " Yuni ndak pnya uang Bu... habis ini bapak gak kerja, ibu Yuni juga sering sakit, Yuni nggak tega Bu kalau setelah lulus Yuni masih hanya memberi sedikit uang untuk mencukupi kebutuhan seperti sekarang ini... jadi Yuni yang harus kerja." jawabku . " Oh.. begitu.... Yang sabar ya Yun, kerja atau sekolah sama saja, yang penting harus semangat dan ikhlas menjalankannya!" jawab Bu Kristin. Yuni menjawabnya dengan senyuman. " Ya pasti lah... Sukses ya Yun... jangan pernah menyerah" Kata Bukristin yang menyemangati Yuni.

Bu Kristin adalah guru Yuni yang sangat mendukung muridnya. Banyak sekali perlombaan yang Yuni ikuti yang didampingi oleh beliau. Mulai dari lomba reporter, lomba pembaca berita, lomba menulis hingga lomba debat tingkat nasional. Meskipun hasilnya kalah, tapi beliau tetap terus memberi semangat kepada kami. Beliau selalu meyakinkan kami bahwa " Esok akan lebih baik, jadi jika kita sekarang masih belum dijodohkan untuk membawa pulang piala itu, lain kali kita pasti akan mendapat piala yang lebih gede dari itu!" Yuni sangat senang memiliki guru seperti beliau, sangat mendukung muridnya untuk berkembang. Yuni juga akan selalu berusaha untuk tidak mengecewakan guru-guru Yuni terutama orang tua Yuni.

Yuni memang ingin sekali masuk Perguruan Tinggi terutama Perguruan Tinggi Negeri. Yuni cukup senang saat pengumuman peringkat di kelas yang ternyata Yuni masuk 5 besar yang kata guru Yuni itu sangat berpotensi untuk ditrima di Perguruan Tinggi lewat jalur PMDK. Namun, Yuni mengubur dalam-dalam keinginan Yuni. Yuni tidak ingin melihat keluarga Yuni sengsara, Yuni juga tidak ingin membawa bencana di keluarga Yuni, yakni dengan bergelut dalam dunia pendidikan yang pastinya akan menyedot biaya lagi.

Yuni sebenarnya juga ingin mengalami masa kuliah. Yuni masih ingat dalam pelajaran BK yang mempelajari tentang tahap kehidupan seseorang dalam pendidikan. Seseorang akan merasa hidunya terpenuhi jika melalui tahap-tahap yang semestinya. Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Kuliah. Ingin sekali Yuni memenuhi semua jenjang diatas. Tapi mungkin Yuni hanya di takdirkan untuk hanya mengenyam S3 ( SD, SMP, SMA ).

"Hadapi dengan senyuman, semua yang terjadi biar tejadi"
" Hidupmu indah bila kau tahu jalan mana yang benar, harapan ada, harapan ada, bila kau percaya"
Itulah bait-bait lagu yang dapat membangkitkan semangat hidup Yuni. Yuni dilarang menyerah. Yuni dilarang bersedih. Yuni harus semangat, semangat dan semangat.

Sabtu, 30 Januari 2010

Dani ,Tetaplah Tersenyum

Setiap orang pasti akan mendapatkan suatu pengalaman dalam hidup mereka dalam menjalani suatu hal yang baru. Itulah yang Yuni rasakan saat Yuni mendapatkan pengalaman dari Mojokerto kemarin. Banyak pengalaman yang Yuni dapatkan. Senang, sedih, tertawa, menangis. Banyak pengalaman yang Yuni dapatkan, tapi ada satu pengalaman yang membuat Yuni sangat berkesan, yaitu pengalaman Yuni belajar bersama Dani.

Mungkin Pembaca dan bingung siapa yang Yuni ceritakan ini. Yuni menceritakan tentang pengalaman Yuni bersama sepupu Yuni yaitu Dani. Dani adalah seorang remaja yang berusia 17 tahun. Benar, dia memang sebaya dengan Yuni. Bertubuh tinggi, putih dan agak kurus, itulah dia. Sepintas lalu, mungkin dia seperti kebanyakan orang. Namun, jika kita mengenalnya, dia sungguh berbeda. Dia menderita keterbelakangan mental. Seharusnya ia mendapatkan pendidikan Sekolah Menengah Atas, namun dia harus bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa. Bahkan karena dia paling besar dari teman sepermainannya, dia sering diejek oleh teman-temannya. Tak hanya teman, keluarganya pula juga sering mencaci dan menghinanya sehingga Yuni sangat merasa kasihan kepadanya.

Dani memang seorang yang pemalu, dulu aku sangat takut jika berbincang dengannya, wajar dia sangat tempramental. Apalagi jika pikirannya berat atau kecapekan, dia pasti kejang. Itulah yang membuatku takut untuk berbincang dengannya, sehingga ia lebih dekat dengan kakakku. Bahkan bisa dibilang dia lebih menyukai kakakku dari pada kakakku sendiri. Mungkin karena kakaknya yang suka menghinanya, sehingga ia tak terlalu suka dengan kakaknya sendiri.

Yuni melihat Dani sangat berbeda dengan yang lain. Banyak hal yang Yuni pelajari darinya. Salah satu hal yang Yuni kagumi dari dia adalah dia sangat semangat untuk bersekolah dan sosialisasinya sangat tinggi. Dia sangat senang membantu orang lain. Bahkan, dia berangkat sekolah pukul 06.00, padahal sekolahnya baru masuk pukul 07.00. Saat Yuni tanya mengapa dia berangkat dsepagi it, dia menjawab dengan ciri khasnya yng agak cuek tapi manja," Aku bantu pak satpam bukain pintu sama nyapu kelas-kelas." Aku hanya bisa tersenyum mendengar jawaban manisnya itu. Sangat lugu.

Suatu sore saat Yuni bristirahat sepulang dari renang, Dani duduk mendekati Yuni. Dia menutup mukanya sambil seolah-olah membaca buku yang dibawanya. Sambil mencuri pandangan padaku dia tersenyum. Ibunya berkata," Belajar bareng mbak Yuni situ, biar pinter!" Tiba-tiba ia langsung menyodorkan buku yang dibawanya itu kepada Yuni. Dengan tetap tersenyum, dia minta Yuni untuk mengajarinya membaca, menulis dan berhitung.

Saat itu yang dia bawa adalah buku belajar Bahasa Inggris, sehingga Yuni mengajarinya tentang angka dalam Bahasa Inggris. Ibu Dani meminta Yuni untuk mengajarinya membaca dahulu, kata beliau Dani masih belum bisa membaca. Saat Yuni mencoba memberi tes untuk membaca kepadanya, ternyata benar ia masih belum bisa membaca. yuni mulai mengajarinya membaca mulai dari menghafal huruf-hruf A hingga Z. Akhirnya sedikit-sedikit ia mulai bisa membaca meski dengan mengeja terlebih dahulu.

Yuni lihat dia mulai bosan dengan huruf-huruf tersebut, sehingga Yuni mencoba dengan yang lain. Dia meminta Yuni untuk mengajarinya matematika, akhirnya Yuni mengajarinya menghitung. Pertama-tama Yuni mengajarinya menggunakan tangan sebagai media pembelajaran. Lalu Yuni mencoba memberi pertanyaan padanya," Dan, 1+1= berapa?". Dia hanya terdiam sambil menutupi mukanya dengan bantal. Saat bantalnya Yuni ambil, Dani menutup mukanya dengan tangannya. Setelah Yuni buka tangannya, dia mulai mengambil bolpoin miliknya sambil mengarahkan pandangan ke buku tulisnya sambil memukulkan bolpoin ke kepalanya seolah-olah ia berpikir keras. Namun, perkiraan Yuni tidak salah, Dani memang benar-benar berpikir keras untuk menghitungnya meski akhirnya dia tidak bisa. Yuni sangat sedih sekaligus bangga melihatnya.

Tiap hari Yuni meluangkan waktu untuk mengajari Dani membaca, berhitung ataupun menulis. Memang orang yang mengajarinya harus sabar, namun mau apa dikata, itu kehendakNya. Apa yang tejadi maka tejadilah. Yuni yakin, jika Dani diperbolehkan untuk memilih, dia pasti akan memilih untuk menjadi seorang yang seperti pada umumnya.

Hitam, tak selamanya hitam. Akan ada putih dibalik semua hitam tersebut. Hitam bukanlah sebuah batu yang dapat mengguligkan kita ataupun noda yang menghalangi keindahan yang dapat menghalangi kita untuk terus maju. namun, Yuni yakin, ada suatu saat nanti hitam akan berubah menjadi putih dan kehidupan sebenarnya baru akan dimulai saat itu. Apapun kekurangan yang ada pada dirimu, jangan malu, kalau bisa jadikan kekurangan yang kamu miliki sebagai sebuah kelebihan yang pastinya akan membuat kamu lebih bahagia. Jadi, tetaplah tersenyum untuk menatap hari esok, seperti Dani yang tetap tersenyum dalam keadaan apapun yang melandanya.

Jumat, 29 Januari 2010

5 Hari di Mojokerto


Akhirnya Yuni bisa posting artikel lagi. Yuni minta maaf ya kepada pembaca sekalian. Beberapa hari ini Yuni tidak bisa menyajikan artikel untuk pembaca semua. Hal itu tidak lain dan tidak bukan adalah karena Yuni pergi ke rumah saudara Yuni yang berada di kota Mojokerto. Sesungguhnya, cie... formal banget. Sebenarnya beberapa artikel yang Anda baca adalah artikel yang Yuni buat sebelum Yuni berangkat yakni hari Senin, alias artikel yang di ubah tanggal terbitnya. Maaf bukan maksud Yuni untuk malas membuat artikel, namun ini semua karena keadaan. Rumah yang Yuni tempati tidak memiliki fasilitas internet. Warnet pun cukup jauh dari rumah. Jadi mau tak mau Yuni melakukan hal tersebut untuk mengisi tempat postingan artikel Yuni yang menurut Yuni masih kosong.

Seperti yang tertera pada judul yaitu 5 Hari di Mojokerto. Ya, betul sekali. Yuni memutuskan untuk menghabiskan liburan kali ini di kota Mojokerto. Hari Senin siang, Yuni berangkat menuju kota tersebut. Sudah lama Yuni tak melakukan liburan di luar kota seperti ini. Namun liburan kali tidak seperti biasanya. Biasanya jika Yuni pergi ke tempat atau di kota lain. Paling tidak ada kakak Yuni yang menemani liburan. Kali ini sangat berbeda. Yuni disana ditinggal sendiri, maksudnya Yuni disana hanya bersama keluarga di Mojokerto. Awalnya Yuni merasa canggung. Namun, menurut Yuni ini memang suatu keharusan. Sebab jika seperti ini terus, Yuni tidak akan berani untuk menghadapi lingkungan baru. Yuni harus mampu beradaptasi dimana saja dan dilingkungan manapun.

Yuni sangat senang, selama berada disana, Yuni dapat melakukan hal-hal yang Yuni sukai, meski menurut orang lain hal tersebut cukup aneh. Selama di Mojokerto Yuni dapat berenang sesuka hati Yuni bahkan karena ajakan saudara Yuni, Yuni pun berenang mulai pukul 5 pagi hingga pukul 07.00 alias kami yang membuka pintu kolam. (hahahha...... serasa kolam milik kami). Bagaimana tidak, pagi sekali kami renang. Untunglah Yuni bisa renang gratis, karena suami sepupu Yuni menjadi salah seorang bos di perumahan elit tersebut karena jika tidak, bisa jebol kocek Yuni hanya karena renang. Bukan hanya jebol, tapi ya gak bisa renang. Begini ceritanya, Yuni dari Surabaya hanya beruang saku Rp 10.000,oo sedangkan htm kolam renang Rp 12.500,oo. (hahahha... kelihatan dompet kosongnya kan????hehehehe....)

Yuni juga berkesempatan untuk mbolang bersama teman Yuni. Kami mengitari kota Mojokerto dengan menggunakan sepeda ontel, siang hari pula, bisa bayangkan betapa panasnya saat itu. Tapi, tak apa lah, pengalaman kan. Seru banget deh pokoknya. Seru banget apalagi inget dompet. Berangkat bawa Rp 10.000,00 pulang bawa Rp 65.000,00 ( hehehhehehe....). Lumayan, bisa buat tambah modal jualan.

Jumat, 22 Januari 2010

Tempe Makanan Terlezat Sepanjang Masa


Setiap orang pasti butuh yang namanya makan, karena jika kita tidak makan, kita dapat menjadi lemas atau bahkan sakit. Kita memang makan untuk hidup tapi bukan berarti hidup untuk makan loh. Terlalu banyak makan juga sebenarnya tidak baik untuk kesehatan karena lambung bekerja terus menerus. Padahal lambung kan juga butuh istirahat, ya gak?

Makanan banyak sekali macamnya mulai dari jajanan hingga masakan. Masakan tradisional hingga modern. Berusaha merangkai kalimat dengan beberapa keyword yang telah disediakan. Bukannya ide yang muncul, yang ada malah perut Yuni yang berbicara alias lapar. (hehehehe...)

Hari ini menu makan di keluarga Yuni adalah cah kangkung dan tempe. Setelah makan dan Yuni kenyang. Saat menatap tempe, Yuni mulai terinspirasi untuk menulis. Yuni mendapat ide untuk artikel Yuni. Betul, Yuni akan bercerita tentang tempe.

Masih ingat tidak apa yang namanya tempe? Jangan karena sudah modern jadi lupa makanan asli Indonesia ya... Meskipun kita sudah pernah merasakan yang namanya burger, pizza, sushi, ataupun hot dog ( sekalipun aku cuma pernah makan burger sekali dan yang lainnya belum pernah ngerasain, hehehe). Kita harus tetap merasakan kenikmatan makan makanan asli negara kita.


Saat Yuni mencari sejarah tentang tempe ternyata cukup sulit karena ada beberapa kendala yaitu karena faktor tulisan dan bahasa. Kata tempe berasal dari Tempeh. Sedangkan tulisan Jawa Kuno sudah hampir punah dan bahasa Jawa Kuno sendiri nyaris berubah menjadi bahasa Jawa Baru. Tempe mungkin berasal dari pulau jawa beberapa abad yang lalu. Pada jaman iu, masyarakat Jawa masih banyak belum mendapatkan pendidikan baik dalam bidang mikrobiologi atau kimia. Namun mereka dapat mengembangkan sebuah makanan fermentasi yang luar biasa disebut tempeh. Pada jaman modern sekarang ini, tempeh di kenal sebagai daging analog. Tempeh mempunyai tekstur yang sama, rasa, dan kandungan protein tinggi seperti berbagai makanan daging.

Tempe mempunyai banyak manfaat untuk tubuh yaitu memiliki kandungan protein yangsangat tinggi, mudah dicerna sehingga baik untuk mengatasi diare. Tempe Mengandung zat besi dan flafoid yang bersifat antioksidan sehingga dengan makan tempe dapat menurunkan tekanan darah.Daya hipokolesterol. Kandungan asam lemak jenuh ganda pada tempe dapat menurunkan kadar kolesterol. Sehingga jangan takut gemuk kalau makan ini. Mencegah masalah gizi ganda yakni akibat kekurangan ataupun kelebihan gizi jadi sangat bermanfaat untuk tubuh kita.

Dari semua yang sudah Yuni ceritakan, Yuni harap para pembaca khususnya tidak segan dan bosan atau gengsi untuk menjadikan tempe sebagai salah satu hidangan untuk makan. Tempe itu enak, murah dan halal. Bahkan keluarga Yuni adalah pecinta tempe. Saking cintanya dengan tempe, keluarga Yuni punya motto dalam makan yaitu, " Makan tanpa tempe? Gak rame !" hehehehe..... ya begitulah.

Oia, sehubungan dengan beberapa kritik dan saran yang telah Yuni terima, Yuni minta maaf jika selama ini artikel yang Yuni muat mungkin bersifat monoton. Keywordnya juga itu-itu saja, padahal yang dilombakan ada banyak keywor dan letaknya juga tetap sama yaitu di awal dan di akhir artikel. Hal ini bukan berarti Yuni mengabaikan keyword, tapi itu semua sebenarnya karena Yuni masih bingung dan terbiasa menulis dengan gaya Yuni yang tersendiri sehingga alur dan isi artikel juga sesuka hati Yuni. Namun Yuni sekarang sadar bahwa itu juga membuat orang lain merasa bosan membaca artikel Yuni. Yuni minta maaf ya....

Yuni akan berusaha untuk memperbaiki artikel-artikel yang akan Yuni buat. Yuni akan selalu belajar untuk menjadi seorang yang kreatif. Terima kasih atas saran yang di berikan.Yuni sangat menghargainya.