Social Icons

Pages

Sabtu, 21 Maret 2015

Dokter, Bidan atau Puskesmas

Setelah hasil tespek kemarin yang pasti kita kan pengen tau ini dedek sudah ada sejak kapan dan yang pasti ingin memeriksakan kesehatan aku sendiri. Menjadi sebuah pertanyaan besar untuk periksa dimana. Akhirnya keesokan harinya suami menelepon salah satu rumah sakit yang biasa aku periksa kandungan.

18 maret 2015 seusai magrib langsung menuju rumah sakit. Seperti akhir-akhir ini menjelang malam rasanya sedikit pusing mual. Gugup pasti. Memang ini bukan kali pertama ke dokter kandungan, tapi ini pertama saat hamil untuk cek.

Saat namaku dipanggil aku masuk, saat suami bilang positif aku langsung di suruh timbang lalu di tensi. Setelah itu perutku diberi gel dingin. Suatu alat langsung di tempel ke perutku. Dan tidak seperti dulu yang dokter muter-muter mencari, yang ini alat nempel langsung keliatan dedeknya, bagian tubuhnya udah bentuk kepala sama badan. Suami saking terpananya sampai lupa ambil foto usg si dedek.


Setelah usg mbak perawatnya tanya ada yang ingin ditanyakan. Suamiku tanya mual dan kata dokter itu biasa. Aku juga lumayan nyeri punggung katanya kurang minum. setelah itu di beri resep asam folat, entah kenapa aku kurang puas sama periksa tadi. Akhirya kita putuskan besok ke bidan, tapi setelah ngobrol-ngobrol sama temen dan saudara kita memutuskan untuk ke puskesmas.

20 maret 2015 aku diantar suami menuju puskesmas yang berada di kendung. Selayaknya di puskesmas yang lain disini juga antrinya lumayan. Puskesmas memang bisa dijangkau oleh semua kalangan. Disini awal masuk dikenai biaya hanya 5ribu saja. Mungkin banyak yang menganggap jika puskesmas ini jauh dari fasilitas, ternyata salah besar.

Setelah registrasi aku diberi buku pink yaitu buku catatan mengenai kesehatan ibu dan anak. Selanjutnya di periksa berat badan, tinggi badan, lingkar perut dan juga lingkar tangan. Setelah itu aku masuk ke ruangan bidan. Disini aku diperkenalkan dengan kehamilan. Aku dan suami diberi arahan-arahan mengenai kehamilan. Yang sebaiknya dilakukan dan jangan dilakukan. Setelah itu aku di tes lab untuk mengetahui golongan darahku, baru kali ini aku tau golongan darahku .. dari dulu cuma mungkin.

Setelah dari tes lab Alhamdulillah aku sehat dan juga terbebas dari virus bahaya ataupun sesuatu yang bisa membahayakan janinku. Ada hal yang cukup mengagetkan karena aku biasanya kan kena kurang darah, namun saat hamil ini aku sangat bugar, bahkan kata bidan keping darahnya sudah lebih dari cukup untuk proses kelahiran, dipertahankan yaaa :)

Belum selesai sampai disini aku masih diperiksa gigi. Karena tidak dilihat adanya bahaya jadi aku langsung lanjut ke pemeriksaan selanjutnya. Aku masuk ke dokter kandungan, disini aku diperiksa lagi, mulai dari detak jantung dan juga kemungkinan komplikasi yang akan terjadi, tapi Alhamdulillah semuanya normal.

Nah, dari sini aku melihat jika di puskesmas ini bahkan jauh lebih lengkap dari pada pemeriksaan yang aku lakukan di rumah sakit. Aku juga jauh lebih lega karena disini aku diberi banyak arahan mengenai kehamilan yang belum pernah aku alami sebelumnya. Selain lebih murah, pelayanan yang diberikan puskesmas jauh lebih menyenangkan dan menenangkan, jadi kami memutuskan untuk melanjutkan pemeriksaan bulan depannya di puskesmas lagi :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar